Senin, 17 Oktober 2016

Pelatihan Petani dan Pelaku Agribisnis Teknologi Peningkatan Produksi Padi dan Jagung

Plt.Kepala BP4K Muhismana dalam sambutannya sekaligus membuka secara resmi acara Pelatihan Teknologi Peningkatan Produksi Padi dan Jagung

Sebanyak 30 orang petani dan pelaku agribisis  mengikuti Pelatihan Teknologi Peningkatan Produksi Padi dan Jagung bertempat di Aula Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (BP4K) Seluma selama 1 hari pada Selasa tanggal  30 Agustus  2016.

Adapun tujuan pelatihan ini yaitu (1) Meningkatkan kompetensi petani dan pelaku agribisis  dibidang Teknologi Peningkatan Produksi Padi dan Jagung, (2) Meningkatkan pengetahuan keterampilan dan sikap petani dan pelaku agribisis  dibidang Teknologi Peningkatan Produksi Padi dan Jagung, (3) Menerapkan teknologi tepat guna, meningkatkan produksi dan produktivitas yang nantinya akan berdampak pada kesejahteraan petani.
Narasumber Zainal Mukti, S.PKP dari BP4K Seluma saat menyampaikan materinya

Peserta yang secara keseluruhan berjumlah 30 orang berasal dari seluruh kecamatan se -Kabupaten Seluma berdasarkan wilayah potensial untuk pengembangan padi dan jagung. Narasumber dan dan fasilitator berasal dari BP4K Seluma dan dari Perusahaan BUMN produsen benih PT. SHS Bengkulu
Peserta sangat antusias bertanya saat acara Pelatihan Teknologi Peningkatan Produksi Padi dan Jagung
Melalui pelatihan tersebut diharapkan menjadi bekal bagi peserta  Pelatihan Teknologi Peningkatan Produksi Padi dan Jagung untuk diaplikasikan dilapangan bersama para petani sehingga mampu memajukan pertanian khususnya di Kabupaten Seluma  dan umumnya di indonesia menuju pertanian yang berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan petani.(Sazuli, S.Pt)

Halal Bi Halal DPD PERHIPTANI SELUMA


Para Penyuluh Pertanian yang tergabung dalam Perhimpunan Penyuluh Pertanian (PERHIPTANI) DPD Seluma menggelar halal bi halal di Hotel Arnanda Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu pada Rabu, 27 Juli 2016, dengan mengangkat tema Melalui Halal Bi Halal Kita Tingkatkan Profesionalisme dan Kerjasama Penyuluh dan Pemerintah Daerah dalam Upaya Meningkatkan Kesejahteraan Petani di Kabupaten Seluma
Dalam kesempatan tersebut, acara yang dihadiri 150 tenaga Penyuluh Pertanian juga dihadiri oleh Bupati Seluma yang di wakili oleh Sekda Seluma Irihadi, S.Sos, M.Si, Plt.Kepala BP4K Seluma Muhismana SPi, Ketua DPW PERHIPTANI Bengkulu Riadi Tarigan, MM  dan Ketua DPD Seluma Zainal Mukti, S.PKP
Dalam sambutannya Ketua DPD PERHIPTANI Seluma Zainal Mukti, S.PKP mengatakan, Banyak sekali manfaat yang kita petik dari acara halal bi halal ini, diantaranya yang amat penting bagi kita ialah terciptanya ukhuwah Islamiyah, tergalangnya persatuan dan kesatuan umat

Zainal menambahkan, Acara halal bihalal yang kita adakan ini  merupakan sarana yang paling tepat dan paling efisien untuk menggalang persatuan dan kesatuan khususnya kepada sesama pengurus Perhiptani dan para anggota. Mudah-mudahan acara halal-bihalal yang kita adakan ini benar-benar mendapat ridho dari Allah SWT. ujarnya
Sementara itu dalam sambutannya Sekda Seluma Irihadi, S.Sos, M.Si, menyampaikan harapan Pemerintah Daerah agar para penyuluh Pertanian bekerja Profesional membimbing petani tradisional menjadi petani modern dan punya produktifitas yang mempunyai nilai ekonomi tinggi.
Ketua DPW PERHIPTANI Bengkulu Riadi Tarigan, MM juga menyampaikan harapannya  agar  perhatian pemerintah daerah  yang  besar untuk pertanian dan kepada penyuluh pertanian  serta tak lupa Riadi berpesan  agar penyuluh Pertanian meningkatkan kinerjanya untuk menyelenggarakan penyuluhan sehingga produk produk yang dihasilkan petani memiliki kualitas yang tinggi dan mampunyai daya saing tinggi,  ujarnya (Sazuli)

Pengukuhan Pengurus DPW dan DPD PERHIPTANI BENGKULU

SEK-JEN DPP PERHIPTANI Bapak Ir. Lamhi Hutahuruk, MS, saat mengukuhan 
kepengurusan 6 DPD PERHIPTANI Kabupaten / Kota di Prov. Bengkulu

Pengukuhan Pengururus DPW Perhiptani Bengkulu Masa Bakti 2014-2019 telah dilaksanakan pada tanggal 4 Juni 2016, bertempat di Aula Sekretariat Badan Koordinasi Penyuluhan (BAKORLUH) Provinsi Bengkulu oleh SEK-JEN  DPP PERHIPTANI Bapak Ir. Lamhi Hutahuruk, MS, pada saat yang bersamaan juga  dilaksankan pengukuhan kepengurusan 6 DPD PERHIPTANI Kabupaten / Kota, ke-6 DPD PERHIPTANI Kabupaten / Kota yang dikukuhkan antara lain Rejang Lebong, Kota Bengkulu, Seluma, Kepahiang, Lebong dan Bengkulu Tengah
Pengukuhan dihadiri 175 penyuluh pertanian, hadir pula dalam acara tersebut perwakilan Gubernur Bengkulu dalam hal ini diwakili oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, DR, H. Iskandar, ZO, SH, M.Si, Sekretaris Bakorluh Bengkulu Ir. Djoko Hendro, M.Pd, Kepala BP4K Se-Kabupaten/Kota Bengkulu
Gubernur Bengkulu DR, H. Ridwan Mukti, MH dalam sambutan tertulis yang dibacakan  Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, DR, H. Iskandar, ZO, SH, M.Si, menyambut baik kegiatan ini, Gubernur berharap Perhiptani dapat mendorong percepatan Revitalisasi penyuluhan agar dapat meningkatkan produktivitas pertanian untuk meningkatkan perekonomian masyarakat

Dalam kesempatan berbeda, ketua DPW PERHIPTANI Bengkulu Riadi Tarigan, SP.MM mengatakan pengukuhan Kepengurusan DPW PERHIPTANI baru bisa dilaksanakan mengingat keterbatasan anggaran dan kesibukan Pengurus DPP PERHIPTANI, menanggapi tentang acara Temu Koordinasi dan Sinkronisasi Penyuluh Se- Provinsi Bengkulu dengan Tema “Kita samakan Implementasi UU 23 Tahun 2014 dan UU 16 Tahun 2006”. Riadi mengatakan acara ini terlaksana berkat kerjasama antara Bakorluh Provinsi Bengkulu dengan DPW PERHIPTANI Bengkulu dan kedepannya akan dilaksanakan setiap tahun, mengenai Tema yang diangkat atas dasar ingin menguatkan keyakinan para penyuluh terhadap implementasi UU 16 Tahun 2006 tetap dan belum dicabut dan kelembagaan Bakorluh belum ada  yang menyatakan dibubarkan atau di Marger. Riadi menambahkan, pada UU 23 tahun 2014 Penyuluh Pertanian tidak termasuk hanya mengatur Penyuluh Perikanan dan Penyuluh Kehutanan, tutupnya.(Sazuli)

Pisah Sambut Kepala BP4K Seluma Diwarnai Keakraban dan Keharuan


Pada hari ini tanggal 1 Juni  2016 dilakukan pisah sambut dan serah terima jabatan Kepala BP4K Seluma. Acara pisah sambut dan serah terima jabatan yang dilaksanakan di  BP4K Seluma ini, dihadiri oleh seluruh PPL PNS, THL-TBPP, PPL Swadaya, dan PPL Honda (Honor Daerah) yang ada di Lingkungan BP4K Seluma.
Dalam Acara yang diwarnai keakraban dan keharuan, Kepala BP4K yang lama Ir. H. Wahidin Dahlan menyampaikan banyak hal positif yang bisa telah diraih selama ini adalah buah dari kerjasama yang baik. Selain itu, Ir. H. Wahidin Dahlan  juga berpesan kepada seluruh PPL di BP4K  agar selalu lebih giat dan bersungguh-sungguh serta meningkatkan kinerja di masa yang akan datang.

Akhir kata, Ir. H. Wahidin Dahlan menyampaikan maaf jika ada kesalahan selama beliau bekerja dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran pejabat, Staf, serta seluruh PPL di lingkungan BP4K Seluma yang telah mendampingi beliau dan mendukung beliau dalam menjalankan amanah selaku Kepala BP4K Seluma.
Sementara dalam Sambutannya, Plt. BP4K yang baru Muhismana, S.Pi menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kepala BP4K Seluma yang lama dan berharap agar pada masa kepemimpinannya kelak bisa diwujudkan target-target yang telah dirancang untuk memajukan BP4K.
Muhismana jg berharap kepada seluruh PPL di Lingkungan BP4K Seluma agar bisa bekerjasama dalam membangun dan mengembangkan BP4K Seluma ini agar lebih baik ke depannya dan selalu menjaga kebersamaan serta saling menghargai, tutupnya. (Sazuli)

REMBUG TANI TINGKAT KABUPATEN 2016 DI KAB. SELUMA

Kepala BP4K Seluma Ir. H. Wahidin Dahlan saat menyampaikan sambutannya

Sekretariat Badan Koordinasi Penyuluhan (BAKORLUH) Provinsi Bengkulu menggelar “Kegiatan Rembug Tani Tahun 2016” yang dilaksanakan di   Desa Lubuk Gio Kecamatan Talo Kabupaten Seluma, dengan tema “ Melalui Rembug Tani Kita Tingkatkan Peran Petani Dalam Perencanaan dan Sinkronisasi Program Pertanian Untuk Mewujudkan Ekonomi Kerakyatan”  Kegiatan ini yang di ikuti oleh 100 peserta yang berasal dari pengurus Kelompoktani, Gapoktan, PPL di wilayah kerja BP3K Masmambang dan BP3K Ilir Talo. Narasumber berasal dari Bakorluh Provinsi Bengkulu dan BP4K Kabupaten Seluma. Kegiatan ini  berlangsung di Balai Desa Lubuk Gio, selama 1(satu) hari pada tanggal 30 Mei 2016.
Narasumber dari Bakorluh Provinsi Bengkulu Darwan Ginting, M.Si saat menyampaikan materinya
Kepala BP4K Seluma, Ir. H. Wahidin Dahlan sekaligus narasumber kegiatan memberikan sambutan pada acara tersebut. Dalam sambutannya Wahidin mengatakan kegiatan Rembug Tani ini merupakan langkah-langkah untuk menginventarisir permasalahan-permasalah yang dihadapi petani disuatu wilayah yang tidak dapat dipecahkan, hasil rembug tani ini diperlukan dalam rangka penyusunan rencana penyelenggaraan penyuluhan pertanian di semua tingkatan. Rencana penyelenggaraan penyuluhan pertanian dikenal dengan istilah Programa Penyuluhan Pertanian.
Wahidin  menambahkan Programa Penyuluhan Pertanian adalah rencana tertulis yang disusun secara sistematis untuk memberikan arah dan pedoman serta sebagai alat pengendalian pencapaian tujuan penyuluhan. Programa penyuluhan disusun setiap tahun yang memuat rencana penyuluhan tahun berikutnya dengan memperhatikan siklus anggaran pada masing – masing tingkatan, serta mencakup pengorganisasian dan pengelolaan sumberdaya sebagai dasar penyelenggaraan penyuluhan pertanian.
Programa penyuluhan terdiri atas programa penyuluhan desa/kelurahan, kecamatan, kabupaten/kota, provinsi dan programa penyuluhan pertanian nasional. Programa penyuluhan ini harus dapat merespon aspirasi pelaku utama dan pelaku usaha di perdesaan dengan memperhatikan keterpaduan dan kesinergian programa penyuluhan pada setiap tingkatan.

Keterpaduan mengandung maksud bahwa Programa Penyuluhan Pertanian tingkat desa/kelurahan disusun dengan memperhatikan programa penyuluhan tingkat kecamatan, tingkat kabupaten/kota, tingkat provinsi dan tingkat nasional, dengan berdasarkan kebutuhan pelaku utama dan pelaku usaha, sedangkan yang dimaksudkan dengan kesinergian yaitu programa penyuluhan pertanian pada tiap tingkatan mempunyai hubungan yang bersifat saling mendukung. Dengan demikian semua programa penyuluhan pertanian semua tingkatan selaras dan tidak bertentangan satu sama lain, ujarnya
Selanjutnya Wahidin berpesan agar peserta dapat aktif mengikuti kegiatan agar acara ini berjalan lancar dan sukses sesuai dengan yang diharapkan. (Sazuli)

BP2KP KAB. MANDAILING NATAL ADAKAN ORIENTASI LAPANGAN DI BP3K SUKARAJA

Ir. H. Wahidin Dahlan Kepala BP4K Seluma saat menyampaikan sambutannya di dampingi Yanris, SP Koord. BP3K Sukaraja dan Syafruddin Nasution, S.Pi Ketua Rombongan dari BP2KP Mandailing Natal

Pada hari Selasa, tanggal 10 Mei  2016  sekitar pukul. 09.00 WIB, Balai Penyuluhan Pertanian Perikanan dan Kehutanan (BP3K) Sukaraja Kec. Sukaraja Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu mendapat kunjungan dari Badan Pelaksana Penyuluhan dan Ketahanan Pangan (BP2KP) Kab. Mandailing Natal (Madina) Provinsi Sumatera Utara. Kunjungan ini dalam rangka  Orientasi Lapangan Pengembangan POSYANLUHTANDES. Kegiatan ini diikuti  oleh 15 Orang Penyuluh Pertanian dan 2 Orang Pejabat dari  BP2KP Madina yang diketuai oleh  Syafrudin Nasution, S.Pi
Rombongan BP2KP Mandailing Natal acara Orientasi Lapangan Pengembanagan POSYANLUHDES 
di BP3K Sukaraja
Acara Orientasi Lapangan ini di laksanakan di Aula BP3K Sukaraja dan dibuka langsung  oleh Ir. H. Wahidin Dahlan selaku Kepala BP4K Kabupaten Seluma. Dalam kesempatan itu Wahidin  memberikan gambaran singkat tentang sejarah, struktur organisasi, profil singkat BP4K Seluma serta keadaan wilayah Kabupaten Seluma.
Selesai memberikan paparannya, selanjutnya Wahidin  menyerahkan waktu sepenuhnya kepada Yanris, SP Koordinator  BP3K Sukaraja sebagai nara sumber dalam kegiatan ini.

Kegiatan Diskusi dengan Gapoktan saat Kunjungan ke Desa BP2 yang merupakan salah satu sentra tanaman pangan di Kab. Seluma
Sekitar pukul 13.30 WIB para rombongan ini di ajak ke lapangan mengunjungi Gapoktan Sumber Makmur, Desa Bukit Peninjauan (BP)1. Kec. Sukaraja yang merupakan salah satu tempat sentra tanaman pangan di Kab. Seluma. Kunjungan ini merupakan salah salah satu rangkaian  acara orientasi lapangan, setibanya di lokasi area persawahan  yang terletak di Desa BP 1, para rombongan di sambut oleh Mardi, Ketua Gapoktan Sumber Makmur. Dalam kesempatan ini, diadakan diskusi mengenai teknis  budidaya tanaman pangan khususnya Padi di Kab. Seluma mulai penyediaan bibit, budidaya hingga pasca panen.
Kunjungan ke Desa Sumber Arum Sentra Peternakan di Provinsi Bengkulu
Selanjutnya rombongan ini di ajak ke  mengunjungi  Gapoktan Sejati, Desa Sumber Arum. Kec. Sukaraja yang merupakan salah satu tempat sentra ternak Sapi Potong di Provinsi Bengkulu. Setibanya di lokasi penggemukan sapi  yang terletak Gapoktan Sejati, Desa Sumber Arum. Kec. Sukaraja, para romongan langsung melihat-lihat   ternak sapi potong dan sistem budidayanya . Dalam kesempatan ini juga , diadakan diskusi mengenai teknis  budidaya ternak sapi potong,  mulai dari penyediaan pedet/bibit, budidaya hingga pasca panen yang di pandu oleh Wahyudi selaku pelaku utama sekaligus ketua kelompok ternak di desa Sumber Arum.
Keesokan harinya kegiatan Orientasi Lapangan dilanjutkan. Kali ini rombongan di ajak ke Desa Lawang Agung Kec. Air Periukan yang masih dalam pembinaan BP3K Sukaraja yang memiliki komuditi unggulan Budidaya Pepaya Callifornia. Bertempat di Balai Desa Lawang Agung, Para Rombongan di sambut langsung oleh Kirman Efendi, S.Sos   selaku Kepala Desa Lawang Agung. Kirman Efendi, S.Sos  dalam sambutannya menjelaskan, petani memilih Varietas  Pepaya Callifornia karena memiliki beberapa keunggulan, seperti rasa buahnya yang manis, daging buah yang kenyal dan tebal, serta tahan lama, biji didalam papaya sangat sedikit, selain itu dapat memberikan keuntungan yang cukup besar karena harganya yang jauh lebih mahal dibandingkan papaya dari varietas lain. Berkat Pepaya Callifornia ini menjadikan Gapoktan di desa ini menjadi Gapoktan Terbaik tingkat Provinsi Bengkulu Tahun 2015 sehingg di undang ke istana pada HUT RI tanggal 17 Agustus tahun 2015, ujaranya.
Kunjungan Ke Desa Lawang Agung Kec. Air Periukan untuk melihat Budidaya Pepaya Callifornia
Pada Kesempatan yang sama  Ketua Rombongan Syafruddin Nasution, S.Pi  mengatakan Ribuan terima kasih kepada  semua pihak yang telah menfasilitasi kegiatan Orientasi  lapangan ini terutama dari pihak BP3K Sukaraja. Syafruddin berharap hasil dari kunjungan ini dapat menambah wawasan, pengalaman dan pengetahuan  mengenai budidaya dan pengelolaan tanaman pangan, peternakan hingga hortikultura selain mempelajari sistem Pengembangan POSYANLUHDES sehingga dapat diterapkan di Mandailing Natal (Madina). Selain itu diperoleh juga beberapa informasi mengenai pola baru dalam pengembangan komuditi peternakan terutama teknologi pembuatan pakan tambahan sehingga dapat membantu petani / peternak dalam meningkatkan pendapatannya. Serta menjadi referensi dalam sistem penyediaan bibit, budidaya, pengolahan dan pemasaran hasil tanaman pertanian kedepannya.
Syafruddin menambahkan  permohonan maafnya serta permohonan izin untuk meneruskan perjalanan ke Lampung Timur, semoga tali silaturahim kita  terus terjaga,  tutupnya.(Sazuli, S.Pt)   

BAKORLUH PROV. BENGKULU ADAKAN KEGIATAN PERTEMUAN KEMAMPUAN KELEMBAGAAN BAGI KELOMPOKTANI DI BP3K SUKARAJA

Kepala BP4K Seluma Ir. H. Wahidin Dahlan saat menyampaikan sambutannya

Sekretariat Badan Koordinasi Penyuluhan (BAKORLUH) Provinsi Bengkulu mengadakan “Kegiatan Pertemuan Kemampuan Kelembagaan Bagi Kelompoktani” yang dilaksanakan di  Balai Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (BP3K) Sukaraja Kecamatan Sukaraja  yang di ikuti 30 peserta yang berasal dari pengurus Kelompoktani di wilayah kerja BP3K Sukaraja. Narasumber berasal dari Bakorluh Provinsi Bengkulu dan BP4K Kabupaten Seluma. Kegiatan ini  berlangsung di Aula BP3K Sukaraja, selama 1(satu) hari pada tanggal 11 Mei 2016.
Narasumber Din Malhani, SP dari Bakorluh Provinsi Bengkulu saat menyampaikan materinya

Kepala BP4K Seluma, Ir. H. Wahidin Dahlan sekaligus narasumber kegiatan memberikan sambutan pada acara tersebut. Dalam sambutannya Wahidin mengatakan kelompok tani merupakan organisasi petani yang berkaitan erat dengan  kegiatan penyuluhan pertanian, bahkan keberhasilan penyuluhan pertanian di suatu wilayah  selalu dikaitkan dengan keberadaan kelompoktani, upaya pembinaan kelompoktani melalui penyuluhan pertanian berkaitan dengan upaya pemberdayaan petani. Namun kondisi kelompoktani dari tahun ketahun dapat dikatakan belum mengalami perkembangan seperti yang diharapkan bahkan cenderung menurun

Wahidin  menambahkan kondisi tersebut dapat terjadi karena kelompoktani sering dijadikan alat atau wadah untuk memberikan bantuan yang berkaitan dengan bantuan pemerintah, maka sering ada kesan pembentukan dan penumbuhan kelompoktani banyak dilakukan karena adanya proyek, sehingga dengan berakhirnya proyek kelompoktani tinggal nama. Maka dari itu Wahidin menyatakan perlu adanya penilaian terhadap kemampuan kelompoktani untuk mengetahui kemampuan kelompoktani tersebut. Dengan demikian dapat menjadi dasar pembinaan peningkatan kapasitas kelompoktani, dapat mendorong kelompoktani dalam menjalankan  fungsinya agar mereka dapat mengembangkan usaha tani yang berkelanjutan, berdaya saing kelembagaan mandiri, ujarnya
Peserta Kegiatan Kemampuan Kelembagaan Bagi Kelompoktani
Selanjutnya Wahidin berpesan agar peserta dapat aktif mengikuti kegiatan agar acara ini berjalan lancar dan sukses sesuai dengan yang diharapkan. (Sazuli)